D-4 Management Pelabuhan dan Logistik Maritim

Visi Program Studi Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim

Menjadi program studi unggul yang menghasilkan lulusan profesional di bidang Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim serta mempunyai daya saing dalam era globalisasi .

Misi Program Studi Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim

  • Menyelenggarakan pendidikan yang bermutu yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dunia usaha / industri bidang Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim dan  berjiwa wirausaha.
  • Mengembangkan penelitian dan publikasi karya ilmiah bagi dosen dan mahasiswa dalam bidang Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim.
  • Melaksanakan pengabdian pada masyarakat di bidang Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat
  • Mengembangkan kerjasama yang saling menguntungkan dengan lembaga, dunia usaha dan industri
  • Menyelenggarakan tata kelola program studi yang akuntabel, transparan, dan terstandar mampu mengembangkan profesinya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Keunikan atau Keunggulan Program Studi

Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim ( MPLM ) berdasarkan data pada PDDIKTI di seluruh Indonesia hanya berjumlah 4 perguruan tinggi yang menyelenggarakan Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim
Keunggulan Program Studi Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim dibanding program studi sejenis lainnya adalah

  • Lulusan sesuai kebutuhan industri dan menguasai keahlian terapan di bidang manajemen pelabuhan dan logistik maritim
  • Kurikulum MBKM dirancang sesuai Permendikbud dengan melibatkan Industri,  Asosiasi dan Mitra Kerjasama
  • Tenaga Pengajar Kompeten dibidang pelabuhan dan logistik
  • Mitra Kerjasama dengan IDUKA dalam hal rekrutmen lulusan dan implementasi MBKM
  • Pengalaman belajar langsung dari industri / perusahaan
  • Total SKS hanya 144 maksimal  8 Semester

Gelar Lulusan

Sarjana Terapan Transportasi ( S.Tr. Tra )

Profil Lulusan

KodeProfilDeskripsi Profil
PL-1Manajer Operasional LogistikSarjana terapan yang mampu membuat perencanaan pengadaan barang, mengawasi dan mengontrol kegiatan operasional sesuai dengan Standar Operasional Perusahaan (SOP) yang telah diterapkan di gudang dalam perusahaan logistik
PL-2Manajer  Operasional PelabuhanSarjana terapan yang memiliki kemampuan manajemen teknis dan operasional untuk mengelola, penyimpanan, bongkar muat baik di atas kapal atau di sisi dermaga
PL-3Manajer Administrasi Pelabuhan dan Logistik MaritimSarjana terapan yang memiliki kemampuan  tata kelola dan administrasi perusahaan pelayaran dalam industri kemaritiman
PL-4Manajer Keselamatan dan Keamanan Pelabuhan dan Logistik maritimSarjana terapan yang mampu melaksanakan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pilihan alternatif mengurangi risiko yang terjadi pada kegiatan pelabuhan dan pendukungnya untuk meningkatkan jaminan keselamatan berkegiatan di bidang Kepelabuhan dan Logistik Maritim..
PL-5Pengusaha dibidang  jasa kepelabuhan dan logistik (memanfaatkan IPTEK )Sarjana terapan yang mampu mengkaji dan menyusun rancangan proyek kewirausahaan dibidang jasa kepelabuhan dan logistik dengan memanfaatkan IPTEK pada usaha kecil dan menengah.
Lulusan MPLM memiliki prospek kerja yang jangkauannya sangat luas, seperti Pengusaha di bidang jasa Pelabuhan dan Logistik , Instansi Pemerintah, Perusahaan Ekspor Impor, Perusahaan Transportasi Dan Distribusi, Industri Migas, Industri Pergudangan, Industri Manufaktur, Industri Jasa Pelayanan Logistik, Lembaga Konsultan atau Procurement.
NoCapaian Pembelajaran (CP)Sumber Acuan
I.Aspek SikapLampiran Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi
S1bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
S2menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas  berdasarkan agama, moral, dan etika;
S3berkontribusi   dalam    peningkatan    mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
S4berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
S5menghargai     keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
S6bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
S7taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
S8Menginternalisasi nilai, norma,   dan etika akademik;
S9menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang  keahliannya     secara mandiri; dan
S10menginternalisasi        semangat kemandirian,  kejuangan, dan kewirausahaan  
II.Aspek PengetahuanAsosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI)Indonesian National Shipowners’ Association ( INSA )   Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No 94 Tahun 2019 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Pengangkutan dan Pergudangan Golongan Pokok Pergudangan dan Aktivitas Penunjang Bidang Logistik  
P1Menguasai konsep-konsep matematika untuk memecahkan berbagai masalah yang berkaitan dengan logika, prinsip-prinsip pemodelan matematika, program linear serta metode numerik, konsep dan ilmu probabilitas dan statistik yang digunakan untuk memodelkan dan menganalisis sistem transportasi
P2Menguasai konsep pengelolaan sarana / prasarana Pelabuhan dan jaringan pendukungnya baik moda kereta, darat dan udara
P3Menguasai konsep operasi peralatan mekanik pada sebuah sistem agar berjalan aman efektif, dan efisien
P4Menguasai  aktivitas pengadaan, logistics supports, penyimpanan dan pengiriman
P5Menguasai konsep pelaksanaan perawatan fasilitas pelabuhan, yang kokoh, aman, dan ekonomis sesuai umur rencana serta berfungsi dengan baik
P6Menguasai  konsep tentang metode penelitian yang mencakup studi kasus, bisnis jasa  Pelabuhan dan logistik maritim, survei, simulasi, dan eksperimen pada lingkup kualitatif dan kuantitatif, secara eksploratif, deskriptif, dan verifikatif
P7Menguasai rancangan proyek kewirausahaan dibidang jasa kepelabuhan dan logistik dengan memanfaatkan IPTEK
III.Aspek Keterampilan UmumLampiran Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi disesuaikan dengan program studi yang diusulkan
KU 1mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, inovatif, bermutu,         dan       terukur  dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan;
KU 2mampu       menunjukkan        kinerja mandiri, bermutu dan terukur;
KU 3mampu   mengkaji   kasus penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya dalam rangka menghasilkan prototype, prosedur baku,   desain   atau   karya   seni, menyusun hasil   kajiannya   dalam   bentuk kertas kerja, spesifikasi desain, atau esai seni, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
KU 4mampu menyusun hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi desain, atau esai seni, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
KU 5mampu mengambil keputusan secara tepat berdasarkan prosedur         baku,    spesifikasi desain, persyaratan keselamatan    dan keamanan kerja dalam melakukan supervisi dan evaluasi pada pekerjaannya;
KU 6mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja sama dan hasil kerja sama di dalam maupun di luar lembaganya;
KU 7mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaska kepada pekerja yang berada di bawa tanggungjawabnya;
KU 8mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri; dan
  KU 9mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.    
IV.Aspek Keterampilan KhususAsosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI)   Indonesian National Shipowners’ Association ( INSA )   Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No 94 Tahun 2019 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Pengangkutan dan Pergudangan Golongan Pokok Pergudangan dan Aktivitas Penunjang Bidang Logistik          
KK1Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya (Pelabuhan dan Logistik)
KK2Mampu melaksanalan   tata kelola dan administrasi perusahaan pelayaran dalam industri kemaritiman
KK3Mampu mendesain, memodifikasi, meningkatkan, atau mengadaptasi sistem kepelabuhanan dan logistik maritim dengan mengintegrasi aspek-aspek yang ada untuk tujuan penyelenggaraan transportasi yang aman, efektif, dan efisien
KK4Mampu merumuskan alternatif solusi untuk menyelesaikan masalah pada fungsi pelabuhan dan logistik maritim dengan mempertimbangkan faktor-faktor ekonomi, keselamatan publik, kultural sosial dan lingkungan  
KK5Mampu mendesain rancangan aktivitas pengurusan pengangkutan, pergudangan, kargo, ekspor impor, kepabeanan, bongkar muat, asurasi, penanganan kargo berbahaya dan kargo khusus secara terpadu, efektif, dan efisien.
  KK6  Mampu melaksanakan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pilihan alternatif mengurangi risiko yang terjadi pada kegiatan pelabuhan dan pendukungnya untuk meningkatkan jaminan keselamatan berkegiatan di bidang Kepelabuhan dan Logistik Maritim.